Keluarga muslim adalah keluarga yang dibangun diatas 5 sendi:
1. Syahadat
2. Shalat
3. Puasa
4. Zakat
5. Haji
4 Kriteria keluarga muslim:
a. Keluarga muslim itu institusi suci (lembaga yang suci).
Ada 3 alasan dikatakan suci:
1) Keluarga muslim didesain sendiri oleh Allah, tidak ada campur tangan sedikit pun dari yang lain. jika ada pihak lain yang ikut campur tangan, maka itu bukan keluarga suci. Campur tangan di sini misalnya ada suatu keluarga ingin menjadi keluarga "modern", lalu mereka memasukka cara-cara hidup yang tidak sesuai dengan ketentuan Allah, maka itu bukan keluarga suci lagi.
2) Ketika awal pembentukan keluarga muslim(nikah), Allah berkenan hadir menjadi saksi, yaitu saat ijab kabul. oleh karena itulah, Allah benci perceraian meskipun perceraian itu boleh. oleh karena itu bagi yang suadah berkeluarga, pertahankanlah keluarga tersebut.
"Menikahlah satu kali untuk selamanya"
3) Institusi ini diatur dengan aturan Allah. Jika ingin mempunyai keluarga bahagia, maka terapkanlah prinsip saling memaafkan. Suami harus minta maaf sebelum istri minta maaf, begitu juga istri. jika istri ada salah, maka suami tidak boleh diam. Suami harus memberi tahu istrinya di mana letak kesalahan istrinya, begitujuga istri. Saat salah satu diberi tahu kesalahannya, ia tidak boleh marah. jika bertengkar, maka tidak boleh saling berhadapan. harus cepat-cepat menjauh agar bisa saling merenung. lalu minta maaflah. Allah memberikan ketentuan maksimal 3 hari marah. Jangan lebih dari 3 hari.
b. Muncul rasa saling harap dan ikatan batin. Dengan anggota keluarga, pupuklah rasa rindu. Karena hal tersebutlah rumah dikatakan syurga, karena rumah adalah tempat bertemunya orang yang saling rindu sehingga muncullah ikatan batin
Terbentuklah keluarga sakinah (tentram).
Suami istri harus menunjukkan rasa saling membutuhkannya, dengan begitu akan menimbulkan rasa senang dan bahagia (harmonis, saling melengkapi).
Manusia berasal dari satu, yaitu Nabi Adam. Atas kehendak Allah swt terciptalah hawa dari tulang rusuk Nabi adam. Oleh karena itulah setiap manusia selalu membutuhkan pasangan hidup untuk saling melengkapi yaitu perempuan dengan pasangannya yaitu laki-laki. Jika homo dan lesbi itu dosa, suatu hubungan yang sangat salah.
Allah menganugrahkan perempuan dan laki-laki dengan ciri khasnya masing-masing. Semua anugrah Allah tidak sia-sia daan tidak boleh disia-siakan, harus disyukuri, dan fungsikan anugrah tersebut sesuai dengan aturan-aturan Allah. Jangan dengan cara seks bebas, atau hal lain yang diluar aturan Islam karena itu hanya akan mengantarkan manusia ke neraka jahannam.
Dalam Islam, orang yang pantang menikah itu dosa, karena hal itu sama artinya dengan ia tidah mensyukuri anugrah Allah swt yang telah diberikan kepadanya.
Dalam berhubungan, hendaknya sudah menikah dan dengan suci agar setan tidak ikut serta sehingga anak yang dilahirkan baik dan tidak mudah diganggu atau digoda setan.
Keluarga muslim hanya bisa dibentuk karena hubungan darah atau perkawinan.
Maksudnya yaitu, orang tua dengan anaknya, suami dengan istrinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar